Feb
25
Di SPBU Kroya (A road poem)
Disitulah humor kita berakhir. Di sebuah terminal buang dengan tubuh tersisa.
Dengan ransel jauh lebih terisi ‘timbang jantung kita.
Memandang jalan;
Tanpa bis biadab, truk barbar, pick-up mursal.
Hanya aspal menganga meneriak hening.
Tenggorokkanku dijambret Malioboro.
Lidahmu tercecer di sekitar Purwokerto.
Kita hanya saling biru
Diantara derak kretek
Sedikit terganggu oleh dengkur Kroya.
Tomi Laksono. Kroya. Maret 09.